Posted by: alwafiridho on: Juni 16, 2008
merasa kesal sekaligus senang dengan lahirnya adik kecilku. Sejak kelahirannya kami menjadi terbengkalai merasa disingkirkan yang di didik mejadi baik hanya adikku saja.
Karena merasa disampingkan akhirnya aku berani ngomong sama bapakku. Mumpung bapak dan ibu berada di ruang tempat nonton TV, kemudian aku pergi ke dekatnya.
“Pak…kok aku nggak pernah di perhatiin sih…” kataku
“Iya, nak kan adikku masih kecil wajar dong bapak dan ibu begitu” kata bapakku
“Betul nak, betul kata bapakmu” sambut ibukku
“Ya…deh…” aku menunduk dan pergi masuk kamar
aku merasa sakit hati sekali karena yang diperhatikan cuaman adeku dan adeku.
keknya salah deh komentar si bapak. harusnya
“Iya, nak kan adikmu masih kecil wajar donk bapak dan ibu begitu”
makasih udah mampir ke blog
Juni 17, 2008 pada 4:44 am
Hi Bang….
Kalau kamu mau diperhatikan makanya bikin “adek” juga, hehehehe